Sebagai bangsa tampaknya kita sering terjebak pada riuh seremoni, tapi lupa subtansi. Kita misalnya lebih sibuk membicarakan aspek legal-formal pemberian gelar kepahlawanan Gus Dur, sapaan akrab Abdurrahman Wahid, namun abai pada substansi dari nilai
SelengkapnyaTerdapat beberapa keganjilan dalam menyikapi Ahmadiyah. Berbagai pertanyaan timbul. Pertama, ajaran ini sudah masuk ke Tanah Air sejak 1920-an dan selama hampir seabad tidak mengalami konflik kekerasan dengan kelompok lain. Mengapa sekarang kelompok
SelengkapnyaDalam konsepsi Islam, eksistensi Tuhan sebagai Rabb-ul ‘alamin, yakni Yang Menciptakan dan menyempurnakan segala sesuatu yang ada, adalah kebenaran aksiomatis. Sebagaimana diisyaratkan dalam Al-Qur’an, yang diyakini sebagai kodifikasi firman-firman A
SelengkapnyaSuatu kenyatan memang, Umat Islam sekarang ini di kecewakan oleh kenyataan-kenyataan yang memprihatinkan; baik yang terjadi di teluk persi, maupun di tempat-tempat lain. juga tak ketinggalan di Indonesia dengan misalnya gejala kelangkaan ulama Isla
SelengkapnyaAllah Ta’ala berfirman, sebagaimana termaktub dalam Qur’an Suci Surat Adh-Dhuha, sebagai berikut: “Dan sesungguhnya yang belakangan itu lebih baik bagi engkau daripada yang permulaan. Dan Tuhan dikau segera akan memberikan engkau, sehingga engkau men
SelengkapnyaAda banyak kalangan yang memandang bahwa rumusan Dasar Negara yang disusun oleh Soekarno bukan hanya renungan mengenai Indonesia, melainkan juga refleksi atas perkembangan politik masyarakat dunia. Pancasila memuat klaim terhadap ide-ide besar pemiki
SelengkapnyaKehadiran seorang pemimpin bukanlah untuk dilayani melainkan untuk melayani, bahkan jika perlu menyerahkan nyawanya demi kesejahteraan bangsanya. Oleh: S. Ali Yasir | Mantan Ketua PB GAI Sebagai bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa sudah bara
SelengkapnyaMusuh-musuh Islam yang berupa kemusyrikan, kekafiran, kemaksiatan, kedurhakaan dan sesamanya itu harus kita lawan, harus kita perangi dengan senjata dengan mempertaruhkan jiwa. Senjatanya bukanlah pedang atau bedil, melainkan dengan dakwah bersenjata
SelengkapnyaDalam Qur'an, Allah Ta'ala berfirman, "Dia ialah Yang mengutus Utusan-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar agar Ia memenangkan itu di atas semua agama. Dan Allah sudah cukup sebagai saksi." (QS 48:28) Ayat di atas mengisyaratkan mengenai perkara
SelengkapnyaLima ayat yang terkandung di dalam wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Suci Muhammad saw. mengandung nilai sufistik. Ayat-ayat itu bisa kita baca dalam permulaan surat Al-'Alaq, surat ke 96 dalam susunan musha Al-Qur'an, berbunyi demikian: "Bacala
Selengkapnya