Oleh: KH. Abdurrahman Wahid | Ketua Umum Dewan Syura PKB Judul dari artikel ini adalah persaudaraan dan pluralitas kita, yaitu adanya persaudaraan dalam kemajemukan kita memandang kehidupan. Habib Saggaf, pemimpin Pondok Pesantren Al-Ashriyya
SelengkapnyaHaji Oemar Said Tjokroaminoto mempunyai dua orang sepupu, yaitu K.H. Hasyim Asy'ari dan K.H. Ahmad Wahab Chasbullah. Di samping itu, ia juga mempunyai menantu bemama Soekamo, di belakang hari terkenal dengan panggilan Bung Karno. Sejak 1919, mereka
SelengkapnyaOleh : S. Anjar Setyono | GAI Cabang Wonosobo "Dan seandainya Allah tidak melumpuhkan sebagian manusia demi sebagian yang lain, pasti dunia ini telah rusak.” (2:51) “Sesungguhnya Allah akan selalu memihak kepada orang-orang yang takwa dan berbuat ba
SelengkapnyaIslam adalah agama fitrah, yang kebenarannya selaras dengan kodrat manusia. Kalau kita perhatikan, nilai-nilai Islam telah banyak atau bahkan sudah menjadi budaya orang-orang Eropa dan Amerika. Kejujuran, kedisiplinan, kepedulian sosial, cinta ilmu,
SelengkapnyaYahudi mempercayai Nabi Isa a.s. sebagai manusia biasa, sementara umat Kristiani menuhankannya. Umat Muslim menerima beliau sebagai salah satu di antara para nabiyullah lainnya. Qur’an Suci membuktikan Nabi Isa a.s. telah wafat dalam keadaan ketiga p
SelengkapnyaImam HMGA mendirikan gerakan yang dinamakan AHMADIYAH, diambil dari AHMAD, yang adalah nama Nabi Besar SAW (QS 6:16) yang mempunyai aspek jamali, yaitu KEINDAHAN. Maka nama Ahmadiyah sepertinya memberi indikasi, bahwa Kemenangan Islam yang bakal data
SelengkapnyaIslam bukan hanya sebuah sistem ritual, melainkan juga sebuah sistem hidup. Sistem ritual yang kami maksud adalah serangkaian praktik peribadatan atau cara-cara menyembah Allah. Di sebagian masyarakat Jawa, misalnya, hingga saat ini masih ada tradis
SelengkapnyaKekafiran adalah perbuatan yang sangat dikutuk oleh Allah, sehingga semua orang Islam sangat membenci kekafiran itu. Kalau perbuatan saling mengafirkan terus dilestarikan, maka tidak akan pernah tercipta perdamaian di kalangan kaum Muslimin, yang pad
SelengkapnyaBeruntunglah kita menjadi bangsa Indonesia, karena mempunyai Pancasila sebagai dasar falsafah negara yang sangat dikagumi oleh bangsa-bangsa lain. Pancasila menjadi dasar falsafah tidaklah terjadi secara kebetulan. Hal ini terjadi berkat kodrat dan
SelengkapnyaPada tahun 1919, H.O.S. Tjokroaminoto bertemu tiap hari Kamis siang di Kota Surabaya dengan dua saudara sepupunya. Mereka adalah K.H. M. Hasyim As'yari dari Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang dan K.H. A. Wahab Chasbullah. Tjokroaminoto disertai me
Selengkapnya