Tiga belas abad lamanya semenjak zamannya Nabi yang Suci, Islam telah mempunyai kekuasaan dan kebesaran dunia, sampai kira-kira pada penghabisannya abad yang ketiga belas kekuasaan itu menjadi banyak sekali susutnya. Dalam selama waktu ini Mujaddid-m
SelengkapnyaKetika baru beberapa hari berada di Berlin Barat, seorang teman wartawan dari surat kabar pagi “Berliner Morgenpost” bertanya, apakah saya menaruh perhatian pada perkembangan Agama Islam di Kota Metropolitan ini. Terang saja sangat tertarik, kata
Selengkapnya“Maka bertanyalah kamu kepada ahli dzikir (ahli ilmu) apabila kamu tidak tahu.” (QS Al-Anbiya, 21:7) Kepadatan, tekanan udara tak seimbang, terjadilah perubahan. Itulah hukum reformasi. Dalam gelombang arus reformasi yang sedang berjalan, manusia
SelengkapnyaSudahlah datang saatnya, bahwa nubuwat-nubuwat tentang timbulnya Masih dan Mahdi itu akan mendapat kenyataannya. Pada ketika itu adalah satu masa yang terpenuh dengan bahaya dalam riwayatnya Islam, dan apabila ada diharapkan datangnya seorang Masih a
SelengkapnyaMujaddid telah mendapat satu perlawanan yang keras. Orang telah membuat propaganda memusuhi dia untuk membangkitkan rasa ta’assub di antara orang ramai. Serangan-serangan yang berisi kejustaan ditujukan padanya. Daripada penuduhan-penuduhan yang tela
SelengkapnyaBeserta dengan persangkaan yang keliru tentang nuzulnya Nabi Isa a.s. itu, adalah pula satu persangkaan yang berlaku di antara kaum Muslimin, satu persangkaan yang juga tak beralasan, dan merugikan bagi perkaranya Islam. Adalah satu kepercayaan umum
SelengkapnyaAlhamdulillah. Telah digerakkan hati kita untuk menjadi anggota GAI. Gerakan ruhani pilihan Tuhan yang tujuannya mengabdi kepada Tuhan, membawa damai dan mengadakan damai. Pengertian damai harus berkobar di dalam hati kita. Gerakan Ahmad
SelengkapnyaKami merasa bersyukur dan berbahagia atas ridla Allah, dengan diberinya umur panjang, hingga saat ini kami dapat ikut serta mangayubagyo dalam menyongsong hari Ulang Tahun Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia yang ke-50 dengan menyampaikan sepatah dua
SelengkapnyaKediri, JP. Kedudukan komisaris Jemaah Ahmadiyah Lahore di Jatim ternyata di Pare, sebuah kota kecamatan di Kabupaten Kediri. Dan menurut Ketua Cabang Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) Lahore di Pare, Musni Nur Ahmad, di Kediri saja terdapat 4.000 an
SelengkapnyaKeterangan Foto: Tuan Mirza Wali Ahmad Baig, Muballigh dari Lahore, beserta santri-santrinya di Purwokerto tahun 1935. Dari kiri ke kanan: Soetjipto, Abdurrahman, Abdullah Affandi, Surayan, Wislam. Bapak Mirza adalah orang yang taat kepa
Selengkapnya