Murid Kweekschool Muhammadiyah ini berjumpa dengan Bapak Mirza pada tahun 1924. Suka mengejek dan menertawakan Quran Suci bahasa Inggris. Bapak Mirza melayaninya dengan sabar dan senyuman. Akhirnya terpikat juga. Mempelajari dengan tekun Quran Suci b
SelengkapnyaLahir di Una-una, Sulawesi Tengah tgl 2 Mei 1909. Pendidikan terakhir di University of the Punjab, Lahore tahun 1937 Jurusan Ilmu Hukum dan Sosial. Jabatan-jabatan yang pernah dipangku: Wakil Kepala Sekolah-sekolah seluruh Yogyakarta (1942-1945), Pe
SelengkapnyaAlmarhum Bapak H. M. Bachrun adalah Ketua Umum GAI yang kedua sejak berdirinya GAI. Beliau lahir pada tanggal 12 Februari 1911 dan wafat pada tanggal 6 Mei 1979 jam 19.00 di Rumah Sakit Tentara Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta dan dikebumikan di
SelengkapnyaMuhammad Irshad lahir pada tanggal 15 April 1908 di Purwokerto dan meninggal pada tanggal 18 Agustus 1970 di Jakarta. Beliau mendapat pendidikan umum di Kweekschool Muhammadiyah Yogya dan menjadi murid Tuan Mirza Wali Ahmad Baig sejak 1924. Maka beli
SelengkapnyaInnallaaha yab’atsu li haadzihil ummati ‘ala ra’si kulli miatin sanatin man yujaddidu lahaa diinahaa “Dengan sesungguh-sungguhnyalah, maka buat Umat ini (Perikatan Muslim) pada permulaannya tiap-tiap abad yang baru, Allah hendak menurunkan seorang
Selengkapnya“Sesungguhnya salatku, pengorbananku, hidupku dan matiku, adalah untuk Allah, Rabb serwa sekalian alam.” (6:163) R. Soedewo P.K. almarhum, mudah-mudahan perkenan Tuhan tetap atasnya, dilahirkan pada bulan Februari tahun 1906 di Jember dan wafat pa
SelengkapnyaTahun 1931 telah lama silam. Pada waktu itu GAI cabang Purwokerto mulai berkembang. Di sana-sini dan di luar kota Purwokerto, keluarga Ahmadi kelihatan berkerumun untuk belajar (ngaji) agama Islam. Di rumah ibu Sudiyah/Sumarni, di rumah Bapak Asmuni,
SelengkapnyaTanggal 23 Oktober 1936, Ibu Djojosoegito (Ibu Soemarjati --red) dipanggil Tuhan menghadap ke hadiratNya dengan tenang, meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Waktu itu aku di Salatiga, menjadi guru pada Leerschool Meiesjes Normaalschool, dan aku te
SelengkapnyaNgabehi Djojosoegito, sekretaris Hoofdbestuur (HB) Muhammadiyah masuk pimpinan persyarikatan ini tahun 1918 hingga 1928. Dia intelektual pribumi lulusan pendidikan Belanda. Lahir di Boyolali,16 April 1889 dan wafat 21 Juni 1966. Anak pertama Kiai Ra
SelengkapnyaSidang Muktamar Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) ke XVIII, yang diselenggarakan pada 20 Desember 2019 di Yogyakarta, menetapkan Drs. H. Yatimin AS sebagai Ketua Umum Pedoman Besar GAI periode 2019-2024. Yatimin ditetapkan sebagai Ketum PB GAI yang b
Selengkapnya