facebooklikebutton.co
Monday, 18 June 2018

TOKOH

  • Fathurrahman Ahmadi Djajasugita: Sebuah Obituari

    Fathurrahman Ahmadi Djajasugita: Sebuah Obituari

    Jika bangsa Indonesia menyebut tahun ini sebagai tahun politik, maka boleh jadi, bagi sebagian besar warga GAI, tahun ini adalah tahun duka cita. Oleh: Basyarat Asgor Ali Mungkin istilah “tahun ...

  • Oemar Said Tjokroaminoto (1882-1934)

    Oemar Said Tjokroaminoto (1882-1934)

    Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat. (Trilogi Tjokroaminoto) Lahir di Bukur, Madiun pada tanggal 6 Agustus 1882, dan wafat di Yogyakarta pada tanggal 17 Desember 1934. D...

  • Mirza Wali Ahmad Baig

    Mirza Wali Ahmad Baig

    Mirza Wali Ahmad Baig adalah seorang mubaligh dari Pakistan yang datang di Indonesia dengan tujuan syiar Islam. Islam yang dikenalkan adalah Islam yang bersikap menjunjung tinggi agama melebihi dunia,...

  • In memoriam: Rachmat Basuki Soeropranoto

    In memoriam: Rachmat Basuki Soeropranoto

    Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun. KULLU nafsin dzaa iqatul maut, setiap yang bernyawa akan merasakan mati (3:185). Ketentuan Allah ini berlaku bagi siapa saja termasuk bagi sosok bernama R...

  • Erfan Ahmad Dahlan (1905 – 1967)

    Erfan Ahmad Dahlan (1905 – 1967)

    Erfan Ahmad Dahlan adalah anak keempat dari K.H. Ahmad Dahlan (w. 1923), Pendiri Muhammadiyah, dari istri pertamanya, Siti Walidah. Lahir tahun 1905 dengan nama asli Joemhan. Berganti nama menjadi Erf...

  • Djohan Effendi: Kosmopolitanisme Se-“Urang Banjar”

    Djohan Effendi: Kosmopolitanisme Se-“Urang Banjar”

    Tulisan ini merupakan pengantar untuk buku biografi Dr. Djohan Effendy: Sang Pelintas Batas. Djohan adalah mantan Menteri Sekretaris Kabinet era Gus Dur, penulis pidato Presiden Soeharto, dan salah se...

  • Sami’an Ali Yasir

    Sami’an Ali Yasir

    Lahir di Ngawi 16 Juni 1946, adalah seorang mubaligh Islam yang giat melakukan syiar sedari muda. Aktif di berbagai organisasi, lembaga pendidikan, jaringan masjid, dan berbagai institusi keagamaan. S...

  • Bangsawan Inggris yang Memilih Islam

    Bangsawan Inggris yang Memilih Islam

    Alhamdulillah. Republika memuat tokoh muslim Inggris dari komunitas Woking Muslim Mission, yang didirikan oleh Khawaja Kamaluddin. Beliau masuk Islam pada tanggal 20 Desember 1923 di bawah tangan Khaw...

  • Ahmad Muhammad Djojosoegito (1927-1990)

    Ahmad Muhammad Djojosoegito (1927-1990)

    Lahir di Purwokerto, 5 Oktober  1927. Beliau adalah putra salah satu pendiri GAI, R. Ng. H. Minhadjurrahman Djojosoegito. Nama Ahmad Muhammad, menurut penuturan, amat bersejarah dalam hidup dan kehidu...

  • H.O.S. Tjokroaminoto dan Ahmadiyah

    H.O.S. Tjokroaminoto dan Ahmadiyah

    HOS Tjokroaminoto merupakan tokoh nasional pejuang kemerdekaan dengan latar Islam. Tahun 1912 Sarekat Dagang Islam (SDI), sebuah lembaga koperasi yang menaungi para pedagang batik dari monopoli etnik ...

Moehammad Bachroen

“Orang yang berusaha sekeras-kerasnya untuk bertemu dengan Allah, jiwanya berangsur-angsur menjadi peka, sehingga apabila mendengar nama Allah disebut, hatinya merasa “mak greg”, seperti pesawat radio, jika sudah pas dengan gelombang yang diinginkan ….” (Moehammad Bachroen, Juni 1978) Moehammad Bachroen. Lahir di Purwokerto, 12 Februari 1911. Wafat pada hari Ahad tanggal ... Read More »

Erfan Ahmad Dahlan (1905 – 1967)

Erfan Ahmad Dahlan adalah anak keempat dari K.H. Ahmad Dahlan (w. 1923), Pendiri Muhammadiyah, dari istri pertamanya, Siti Walidah. Lahir tahun 1905 dengan nama asli Joemhan. Berganti nama menjadi Erfan Ahmad Dahlan atas keinginannya sendiri saat bertinggal di Lahore, India. Pada Juni 1924, Joemhan bersama tiga orang alumni Kweekschool Islam ... Read More »

Mirza Wali Ahmad Baig

Mirza Wali Ahmad Baig adalah seorang mubaligh dari Pakistan yang datang di Indonesia dengan tujuan syiar Islam. Islam yang dikenalkan adalah Islam yang bersikap menjunjung tinggi agama melebihi dunia, Islam yang menegakkan Kedaulatan Allah di atas segala-galanya. Islam yang dikenalkan adalah mengenai kedatangan seorang mujaddid abad XIV, yang bergelar Masih ... Read More »

Dedikasi Muhammad Ali

Oleh: Hawe Setiawan | Rubrik Selisik, Republika, 23 September 2007 Maulana Muhammad Ali (1874-1951) bangun tidur jam dinihari. Seusai tahajud, ia berangkat ke masjid untuk mendirikan Subuh. Setelah shalat, ia berjalan-jalan, lalu kembali ke rumah buat sarapan. Kemudian ia bekerja hingga Dzuhur. Seusai shalat dan makan siang, ia tidur satu ... Read More »