facebooklikebutton.co

ARTIKEL

Membangun Ukhuwah

Dalam negara hukum, tidaklah dibenarkan kelompok yang satu membubarkan kelompok yang lain oleh karena ketidak-sepahaman satu sama lain. Karena itu, dalam mensikapi setiap masalah, termasuk dalam kasus Ahmadiyah, setiap orang haruslah berhati-hati, teliti, dan bersedia mengkaji lebih dalam pada sumber yang asli, agar tidak membingungkan dan merugikan pihak lain. Oleh: ... Read More »

Konsep Muhammad saw. Sebagai Penutup Para Nabi: Implikasinya dalam Kehidupan Sosial serta Keagamaan

Klaim kenabian atau, apalagi, kerasulan, akan menimbulkan masalah dalam masyarakat, karena logika setiap klaim kenabian atau kerasulan tentu menuntut kepada setiap orang untuk menerima, membenarkan dan “beriman” kepada pengaku itu. Oleh: Nurcholish Madjid | Cendekiawan Muslim Suatu kenyataan sejarah yang amat menarik tentang Nabi Muhammad saw ialah bahwa sejak beliau tampil sekitar lima belas abad yang lalu ... Read More »

Selayang Pandang GAI di Kediri

Pada masa awal kepengurusan SWB Arifin, terbentuklah desa-desa binaan sebagai basis GAI di daerah sekitar Sungai Konto, di antaranya Desa Sekuning, Wangkalan, Jaban dan desa Pusuh. Kegiatan yang rutin diselenggarakan adalah Pengajian Tafsir Qur’an, bertempat di rumah SWB Arifin, pada setiap Minggu pagi. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh-tokoh ormas dan ... Read More »

Membela Ahmadiyah yang Dizalimi

Lebih dari itu, tokoh GAI R. Sudewo Parto Kusumo (1905-1970) sangat berjasa secara intelektual dan spritual dalam mengkader kaum muda muslim terpelajar yang tergabung dalam Jong Islamitenbond (JIB), dan juga masih banyak tokoh GAI dan JAI yang kemudian berjuang dalam organisasi Syarikat Islam (SI) dan Masyumi. Oleh: Imam Ghazali Said ... Read More »

Ahmadiyah: Sebuah titik yang dilupa (5)

Tetapi pro dan kontra terhadap fikiran-fikiran Ahmadi, dengan asumsi pertama bahwa dari mereka banyak bisa diambil hal-hal yang elok, menunjukkan kedudukan ajaran ini dalam sejarah pemikiran Islam di Indonesia. Sesudah masuknya kitab-kitab dari Timur Tengah di akhir abad 19, yang menumbuhkan perkumpulan-perkumpulan tajdid (pembaharuan) seperti Muhammadiyah dan lain-lain, dan sebelum ... Read More »

Ahmadiyah: sebuah titik yang dilupa (3)

Bisa disimpulkan bahwa, seperti dinyatakan tokoh-tokoh Ahmadiyah sendiri, mereka yang menyatakan bai’at dan masuk organisasi adalah orang-orang yang dengan sendirinya bersedia menjadi aktivis yang bisa juga berbentuk da’wah pribadi. Sumber: Majalah Tempo | Nomor 29, 21 September 1974 Kongres Muhammadiyah diadakan tahun itu juga di tempat yang sama. Sidang selain ... Read More »