Dalam era keterbukaan dan dialog sekarang ini, kita dikejutkan oleh aksi kekerasan di awal Juli 2005, untuk membubarkan "jalsah" (pertemuan tahunan) Jemaat Ahmadiyah di Parung, Bogor. Tentu kita tidak bisa membenarkan, sekaligus menyesalkan aksi
SelengkapnyaSiapa sangka, karya terjemah Al-Qur’an berbahasa Belanda yang pertama kali terbit di abad ke-20 ternyata ditulis oleh seorang anak muda Muslim dari suku Jawa tulen! Nama anak muda itu: Soedewo Partokusumo Kartoadinegoro (1906-1971). Karya bertaju
SelengkapnyaThe first Dutch Qur’an translation of the 20th century was authored by a young Javanese Muslim, Soedewo (1906–1971), and printed in Batavia in 1934 for an Indonesian audience. While criticized by some ulama for being an Ahmadiyya translation, it was
SelengkapnyaIndonesian Islam ideas clearly elaborate the teachings of Islam which are promoting the tolerance, creating Muslim society which is harmonious and respecting the minority rights, such as on Ahmadiyya’s issues. This article shows how&nbs
SelengkapnyaMengapa kami terus mencetak ulang dan mendistribusikan Al-Quran? Demikian seorang sahabat bertanya. Sejak tahun 1987, kami diberi amanah untuk mengambil alih pengelolaan penerbitan, pendistribusian serta penjualan Al-Qur’an dan Kitab-kitab Keisla
SelengkapnyaMasjid di daerah Wilmersdorf di Berlin adalah yang tertua yang ada di Jerman saat ini. Bangunan ini sangat mirip dengan monumen terkenal dunia di India: Taj Mahal. Dua menara yang masing-masing setinggi lebih dari 30 meter membingkai bangunan masjid
SelengkapnyaPerguruan ISLAM Republik Indonesia, adalah tempat atau wahana dimana para murid, atau siswa, yang terdiri dari anak-anak bangsa di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, ngangsu kawruh atau berguru perihal ISLAM. Sehingga bahkan, dalam Angga
SelengkapnyaHal pertama yang rasa-rasanya perlu untuk kami sampaikan pada kesempatan Jum’at yang mulia ini adalah suatu ajakan kepada kita semua, untuk menetapi iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, dengan cara senantiasa tunduk patuh kepada perintahNya dan
SelengkapnyaDi bawah ini adalah ketik ulang atas selembar surat yang ditulis tangan oleh M. Mufti Sharif, tertanggal 24 Agustus 1949. Surat tersebut saya temukan di Gudang Buku di Kompleks Kesehatan, sekitar tahun 2003-2004. Surat itu saya bawa ke Jogja bersama
SelengkapnyaHaji Agus Salim lahir pada 8 Oktober 1884 dengan nama Mashudul Haq (artinya: pembela kebenaran) di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda. Beliau adalah putra Sutan Muhammad Salim, tokoh masyarakat adat Minangkabau, yang pernah menjabat Ja
Selengkapnya