Kejadiannya di tahun 1930. Ada seorang anak umur 15 tahun di Purwokerto, akan sekolah di Surabaya, ikut kakak yang sudah berkeluarga. Sebelum berangkat, Ibu berpesan: “Jauh dari rumah nanti yang prihatin dan banyak-banyaklah ingat kepada Tuhan”. Mak
SelengkapnyaMarilah kita kenangkan dahulu sewaktu gandrung pada seorang gadis atau jejaka yang sedang kita pacari. Pada waktu itu kita buta. Kita buta terhadap pesimisme, sebab hati yang bercinta membuat manusia optimis, karena segala sesuatunya sedang berjalan
Selengkapnya