GAI telah menunjukkan eksistensinya selama lebih dari 80 tahun di Indonesia. Jika dilihat pada segi organisasinya, maka secara objektif harus diakui bahwa GAI telah gagal membangun organisasi dakwah yang kuat. Tetapi secara objektif pula harus diakui
SelengkapnyaIndonesia lahir dari keragaman budaya, agama, suku, ras, dan golongan. Penegasian terhadap hal tersebut adalah ironi tersendiri dan bahkan tidak berkesesuaian dengan dasar negara. Berbagai kasus kekerasan yang menimpa komunitas Ahmadiyah di berbagai
SelengkapnyaSejarah Islam mencatat bahwa setiap kali muncul suatu pemikiran baru, lebih-lebih dalam bidang teologi, hampir selalu menimbulkan penolakan dari kelompok konservatif yang ingin tetap bertahan pada pemikiran lama yang dianggap absolut dan final. Kenda
SelengkapnyaKalau penerimaan terhadap klaim Hazrat Mirza Ghulam Ahmad itu ternyata tidak berpengaruh apa-apa terhadap perkembangan iman dan ketaqwaan dalam dirinya, yang kemudian teraktualisasi ke dalam praktik hidup atau pun semangat pembelaan terhadap kebenara
SelengkapnyaMenyusul minimnya penerbitan mengenai Ahmadiyah, akhirnya banyak orang yang tidak paham tentang Ahmadiyah di Indonesia. Alih-alih mengerti, salah paham sering terjadi dan menjadi awal pelarangan, pengusiran, perusakan, bahkan praktik kekerasan fisik.
SelengkapnyaAhmadiyah lahir sebagai sebuah gerakan keagamaan di India pada paruh akhir abad 19 M. Faktor yang memotivasi munculnya aliran ini ialah kemunduran umat Islam India di bidang agama, politik, ekonomi, sosial dan bidang kehidupan kehidupan lainnya, teru
SelengkapnyaFatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2005 tentang Ahmadiyah di Indonesia harus diakui, sedikit atau banyak, telah mempengaruhi eksistensi gerakan kita, Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI). Meskipun, jika kita telisik lebih jauh dan kita bandingkan
SelengkapnyaJika Ahmadiyah meyakini hadits bahwa dalam setiap 100 tahun akan muncul seorang pembaharu, maka saatnya ulama-ulama Ahmadiyah berhimpun untuk segera menyepakati; mana doktrin yang diperlukan dan mana doktrin yang sudah tak seharusnya dipertahankan.
SelengkapnyaImam HMGA mendirikan gerakan yang dinamakan AHMADIYAH, diambil dari AHMAD, yang adalah nama Nabi Besar SAW (QS 6:16) yang mempunyai aspek jamali, yaitu KEINDAHAN. Maka nama Ahmadiyah sepertinya memberi indikasi, bahwa Kemenangan Islam yang bakal data
SelengkapnyaSebagai bangsa tampaknya kita sering terjebak pada riuh seremoni, tapi lupa subtansi. Kita misalnya lebih sibuk membicarakan aspek legal-formal pemberian gelar kepahlawanan Gus Dur, sapaan akrab Abdurrahman Wahid, namun abai pada substansi dari nilai
Selengkapnya