Tabayyun

Aqidah dan Qaumiyah Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia

Kami adalah orang Islam yang mempunyai Aqidah (dasar keimanan) dan Qaumiyah (dasar kebangsaan) sebagai berikut:

  1. Kami menyatakan bahwa tidak ada Tuhan yang disembah, selain Allah SWT dan Muhammad SAW adalah hamba dan Utusan-Nya, serta sebagai nabi terakhir, penutup segala kenabian, tiada nabi lagi sesudah beliau (QS 33:40)
  2. Kami mengakui bahwa siapa saja yang mengucapkan dua kalimah syahadat (asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadar-rasuulullaah) adalah orang Islam dan sebagai saudara seiman serta tidak boleh dikatakan kafir. Barangsiapa yang mengkafirkan orang syahadat tersebut, maka status kafir akan jatuh kepadanya (yang mengatakan) (QS 49:10). Dan Orang yang mengucapkan salam kepada kita, tak boleh disebutkan non muslim atau bukan mukmin (QS 4:94)
  3. Kami menyatakan keimanan yang sempurna, yaitu iman kepada Allah, Hari Akhir, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, dan Nabi-Nabi-Nya, Hari Kebangkitan, Hari Pembalasan, adanya Surga dan Neraka, serta Taqdir, Qadla’ dan Qadar (QS 2:1-5, 2:177)
  4. Kami betul-betul berusaha sekeras-kerasnya melaksanakan, menyiarkan dan mendakwahkan rukun Islam (syahadat, shalat, puasa ramadlan, membayar zakat dan ibadah haji ke Mekah Al-Mukaramah) dengan kemampuan sendiri tanpa menggantungkan kepada fihak lain.
  5. Kami yakin bahwa tidak ada paksaan dalam agama Islam (QS 2:256) dan harus berjalan atas pengertian, pemahaman dan kesadaran diri sendiri terhadap kebenaran dari Allah serta hidayah dan Ridla Allah SWT.
  6. Kami sadar bahwa penyiaran (dakwah) Islam bukan dengan kekerasan, paksaan, power politik, pedang dan perang, serta bukan dengan pengrusakan, namun dengan ajakan (persuasif), pendidikan, pengajaran yang penuh kebijaksanaan dengan contoh praktek hidup yang baik, budi luhur (akhlaqul karimah) dan sopan santun yang penuh kedamaian (salam) (QS 16:125, 41:34, 28:77).
  7. Untuk pelaksanaan butir-butir tersebut di atas, setelah Kanjeng Nabi Muhammad saw. Wafat, di samping selalu berpegang teguh kepada Kitabullah Al-Qur’an dan Sunaturrasul (Nabi), maka sangat dibutuhkan bimbingan Imam Zaman (Auliya’ul Umat, Mujaddid) setiap awal abad Hijriyah, dan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah Mujaddid Abad XIV H (Hadits Abu Daud jilid II bab 31 no. 4291)
  8. Kami sebagai warga Negara dengan sadar selalu taat kepada pemerintah yang sah (Amir, QS 4:59), selama diperintah kepada kebaikan dan kebenaran, bukan kepada perbuatan dosa, maksiat dan kejahatan.

Semoga Allah selalu meridhai, melindungi kita.

Hanya kepada Allah semata kami tawakkal, menyerahkan diri, dan kembali.

Dirumuskan oleh:

K.H. Sayyid Ahmad Yazid Burhani
Kediri

Comment here