facebooklikebutton.co

Islamologi

IslamologiDi Universitas Indonesia, Fakultas Sastra, waktu saya menjadi mahasiswa pada tahun lima puluhan, Prof. Dr. Husein Djajadiningrat, buku De Religie van den Islam dianjurkan sekali membacanya, sebagai bahan komperatif yang tak dapat dikesampingkan…. Mungkin di sana-sini akan timbul semacam “kegoncangan”, tetapi jika pembaca telah melewati titik itu, dan sudi membacanya sekali lagi, apalagi dengan mengikut-sertakan pemikiran yang lebih mendalam, agaknya pergeseran ke lain pendapat dengan Maulana Muhammad Ali malah akan beralih menjadi sesuatu yang memperkaya pengalaman dan ilmu tentang inti hakekat Islam.” (Drs. H. Bahrum Rangkuti, Sekretaris Jenderal Departemen Agama RI, 24 Mei 1976)

“Islamologi yang ditulis oleh Maulana Muhammad Ali berbahasa Inggris dalam hal kebenarannya, dengan ini Departemen menyatakan bahwa buku yang tersebut itu berguna juga sebagai informasi yang membantu, dan bagi pembaca Muslim Inggris akan mendapatkan manfaat dari buku ini.” (Ali Abdel Baky, General Director of the Department of Research, Writing and Translation Al-Azhar Al-Sharif)

“Mungkin tak ada orang yang lebih lama dalam hidupnya menyumbang maupun mengabdi demi kebangkitan Islam kembali yang sebanding dengan Maulana Muhammad Ali dari Lahore … Karya ini adalah puncaknya … Kita bisa melihat negeri-negeri Muslim amat membutuhkan pembaharuan dan mendambakan kebangkitan Islam, maka saatnya sekarang buku seperti ini tampil, adapun kesalahan yang ada pada kebanyakan orang ialah lemahnya akan ilmu seperti yang diuraikan dalam buku ini.” (Mr. M. Pickthall, Ttranslator of The Holy Qur’an into English, Islamic Culture, Oktober 1936)

“Sungguh satu karya yang amat berguna dan perlu sekali bagi orang yang ingin mempelajari Islam” (Dr. Muhammad Iqbal, Famous Muslim Poet Philosopher)

“Buku ini adalah salah-satu yang paling penting mengenai Islam yang ditulis dalam abad 20 … karya utama Maulana Muhammad Ali perlu sekali dibaca oleh kaum Muslimin sendiri maupun non Muslim, terutama bagi yang berminat mempelajari hubungan antara Kristiani dan Muslim, juga penting sekali bagi yang suka mempelajari ajaran Islam secara serius.” (Antony T. Sullican, Center for Middle Eastern and North African Studies)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*