Sudah saya ajak pembaca-pembaca meninjau sikap umat-umat Islam di Turki, di Mesir, dan di Palestina. Marilah kini kita meninjau negeri India, dan Arabia. Negeri India umat Islamnya adalah sangat kolot, sangat sempit penglihatan, sangat terikat kepa
SelengkapnyaKetegangan yang terjadi dalam menyikapi Ahmadiyah selama ini sesungguhnya dipicu oleh kesalahpahaman terhadap penggunaan istilah “nabi” yang digunakan Ahmadiyah dalam konteks tasawuf, sebagaimana para wali dan para sufi juga menggunakannya ketika pem
SelengkapnyaPada mulanya, sekolah-sekolah PIRI (Perguruan Islam Republik Indonesia) ada yang mondok di gedung Sekolah Negeri, ada pula yang menyewa rumah untuk sekolahan, karena belum mempunyai gedung sendiri. Karena mengalami suka dukanya bagaimana orang mondok
SelengkapnyaUntuk bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai perkembangan Perguruan Islam Republik Indonesia (PIRI), perkenankanlah kami, dalam peringatan Seperempat Abad PIRI ini, membeberkan riwayat PIRI sejak berdirinya hingga saat ini. Kami pandang hal i
SelengkapnyaQoer-an Soetji merupakan alih bahasa oleh Hadji Oemar Said Tjokroaminoto dari tafsir The Holy Quran karya Maulana Muhammad Ali, pendiri Ahmadiyah Lahore. Qoer-an Soetji berbahasa Melayu sebagai bahasa terjemah dari The Holy Quran yang menggunakan ba
SelengkapnyaMuslimat Gerakan Ahmadiyah-Lahore Indonesia di sekitar tahun 1960 atau 1970. Berdiri dari kanan : 1. Ibu Soebandi, 2. Ibu Erna, 3. ? 4. ? 5. Ibu Loebis, 6. Ibu Siti Hidayati, 7. Ibu Hardjosoebroto, 8. ? Duduk : 1. Ibu Muh. Irshad 2. Ibu Hartati Soe
SelengkapnyaTuan Mirza Wali Ahmad Baig, setelah pulang ke India pada tahun 1937, selalu berhubungan dengan Staf Kedutaan Indonesia di Karachi. Dalam foto, Mirza Wali Ahmad Baig berbaju hitam. Di samping kanannya adalah Let. Kol. M. S. Rahardjodikromo. Duduk di
SelengkapnyaPengurus Besar (PB) Gerakan Ahmadiyah-Lahore Indonesia (GAI) tahun 1934. Berdiri (dari kiri ke kanan) : 1. Sadijat Hardjosoebroto, 2. Soetantijo, 3. Mirza Wali Ahmad Baig, 4. ?, 5. Moeh. Hoesni, 6. Moeh. Koesban, 7. Moefti Sharif, 8. Soedewo, 9. ?
SelengkapnyaJudul Artikel: Rasionalisasi Tafsir Ayat-ayat Mukjizat: Kajian Tafsir the Holy Qur’an Maulana Muhammad Ali Penulis: M. Syukri Ismail | Dosen STAI Yasni Muara Bungo Sumber: Jurnal Nur El-Islam, Volume 3, Nomor 2, September 2016 Alquran tela
SelengkapnyaSalah satu ciri khas zaman renaissance (kelahiran kembali) bangsa-bangsa Eropa adalah pembebasan diri manusia dari perbudakan mental dalam segala bentuknya, yang dilakukan oleh penguasa atau otoritas dalam kekuasaan dunia (raja-raja), dalam kehidupan
Selengkapnya