Muhammad Irshad lahir pada tanggal 15 April 1908 di Purwokerto dan meninggal pada tanggal 18 Agustus 1970 di Jakarta. Beliau mendapat pendidikan umum di Kweekschool Muhammadiyah Yogya dan menjadi murid Tuan Mirza Wali Ahmad Baig sejak 1924. Maka beli
Selengkapnya“Sesungguhnya salatku, pengorbananku, hidupku dan matiku, adalah untuk Allah, Rabb serwa sekalian alam.” (6:163) R. Soedewo P.K. almarhum, mudah-mudahan perkenan Tuhan tetap atasnya, dilahirkan pada bulan Februari tahun 1906 di Jember dan wafat pa
SelengkapnyaTanggal 23 Oktober 1936, Ibu Djojosoegito (Ibu Soemarjati --red) dipanggil Tuhan menghadap ke hadiratNya dengan tenang, meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Waktu itu aku di Salatiga, menjadi guru pada Leerschool Meiesjes Normaalschool, dan aku te
SelengkapnyaNgabehi Djojosoegito, sekretaris Hoofdbestuur (HB) Muhammadiyah masuk pimpinan persyarikatan ini tahun 1918 hingga 1928. Dia intelektual pribumi lulusan pendidikan Belanda. Lahir di Boyolali,16 April 1889 dan wafat 21 Juni 1966. Anak pertama Kiai Ra
SelengkapnyaSidang Muktamar Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) ke XVIII, yang diselenggarakan pada 20 Desember 2019 di Yogyakarta, menetapkan Drs. H. Yatimin AS sebagai Ketua Umum Pedoman Besar GAI periode 2019-2024. Yatimin ditetapkan sebagai Ketum PB GAI yang b
SelengkapnyaPada suatu masa, Muhammadiyah pernah menjadi ‘payung besar’ yang menaungi beragam sumber daya manusia tanpa melihat latar belakang kelompok atau golongan. Laksana payung besar, Muhammadiyah mengakomodir ragam kultur keagamaan dan ideologi-ideologi pe
SelengkapnyaOrang mengatakan bahwa darah keturunan itu, baik melalui darah keturunan laki-laki, maupun melalui jalan keturunan perempuan, baik secara menurun ke bawah, maupun telah bersimpang siur dengan anggota kekeluargaan lain, pada suatu masa darah itu akan
Selengkapnya”Erfan Dahlan dahulu dari Indonesia menuju Thailand Selatan menjadi guru agama Islam dalam suatu perutusan (mission) Ahmadiyah Lahore di Kota Petani, salah satu dari 4 provinsi negara Thailand yang asalnya suatu kerajaan Petani yang diperintah oleh s
SelengkapnyaPada tiap-tiap permulaan abad hijriyah, ketika dunia Islam ditimpa kerusakan, kegelapan dan kebejatan moral, Allah SWT membangkitkan seorang Mujaddid untuk mengadakan tajdid (pembaharuan). Dengan demikian pada tiap-tiap abad lahir satu gerakan pembah
SelengkapnyaGerak langkah R. Ng. H. Minhadjoerrahman Djojosoegito di dalam usahanya untuk membela dan meluaskan syiar Islam di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh pemikiran Persyarikatan Muhammadiyah. Kemudian menyusul pemikiran-pemikiran keagamaan Gerakan Ah
Selengkapnya