facebooklikebutton.co

Jahiliah Modern

Oleh : Mardiyono

|| Ada hadis Nabi SAW di Kanzul ‘Amal 43:6, Misykatul Masabih Kitabul ‘ibni Soffat 37, disampaikan oleh Sayyidina Ali: “Sungguh akan datang suatu zaman, yang tiada Islam selain namanya, tiada Qur’an selain kulitnya, masjidnya memang banyak, tetapi bukan lagi sebagai penunjuk jalan, ulama-ulamanya adalah seburuk-buruknya makhluk di bawah kolong langit ini, dari mereka keluar fitnah dan kepada mereka fitnah itu kembali”.

Hadis di atas adalah nubuatan, dan rupa-rupanya sesuai benar dengan keadaan sekarang. Dunia Islam sedang mengalami krisis-krisis yang  berkepanjangan, khususnya dalam ekonomi, keamanan, moral, sosial, peradaban, dan terutama dalam IMAN. Sepertinya tidak ada lagi IMAN DAN AMAL SALEH di dunia Islam, sebab sudah janji Tuhan, bahwa iman dan amal soleh akan disertai dengan KEJAYAAN.

“Dan Tuhan memenuhi doa mereka yang beriman dan beramal saleh, bahkan memberi  LEBIH dari kemurahan-Nya” (QS 42:226). “Mereka yang iman dan amal saleh adalah manusia-manusia yang TERBAIK” (QS 98:7). “Allah telah berjanji kepada mereka diantara kamu yang iman dan amal soleh, bahwa sungguh mereka akan Ia beri KEKUASAAN di bumi ini sebagaimana Ia telah memberi kekuasaan kepada yang sebelum mereka” (QS 24:55).

Maka umat yang iman dan amal saleh adalah umat yang pilihan, berakhlak mulia, beradab, berbudaya, sejahtera, berkuasa dengan KEJAYAAN yang semuanya telah diprestasikan oleh umat Islam selama beberapa abad sejak datangnya Nabi Besar SAW. Keadaan umat Islam dewasa ini serba kebalikannya, bahkan tidak bersatu. Itu pertanda, bahwa  IMAN DAN AMAL SALEH sudah luntur, bahkan hilang. Yang dimaksud dengan iman ialah IMAN DI KALBU, sebab siapa saja dapat berkata ia beriman, namun iman yang masih formal sekadar ucapan. Adapun tidak adanya amal saleh dewasa ini ditandai dengan gap yang teramat besar antara yang kaya dan yang miskin.

Bukankah dewasa ini apa saja harus dihargai dengan uang? Dapat diterima untuk bekerja, diterima sebagai murid atau mahasiswa, ijin usaha, semuanya ada tarifnya. Uang, uang, sekali lagi uang! Dan orang ingin mendapatkannya dengan cara yang mudah! Maka mencuri, merampok, merampas, korupsi sudah membudaya, bahkan instansi keagamaan, pengadilan ikut-ikut korup, yang adalah berita sehari-hari. Umat yang tertarik kepada keduniaan tidak perduli tentang moralnya. Maka kekerasan, kejahatan, skandal, bahkan pembunuhan sudah  tak terhindari lagi.

Sukses besar dalam keduniaan, tetapi teramat tidak kuasa untuk mengatur diri rohaniah. Maka kesibukan yang demikian itu akhirnya membosankan, capai hidup, sebab  benarlah, bahwa uang tidak memberi kebahagiaan, kecuali jika dengan cinta kasih dilepaskan kembali sebagai amalan-amalan. Tanpa beramal uang membuat orang haus untuk punya lebih, membuatnya makin jauh dari kebahagiaan, membuat neurolog dan psikiater menjadi sangat laku. Atau orang mencari pelarian klab-malam, alkohol, narkotik, sex bebas untuk dapat menghidari kebosanan dan kejenuhan.

Benarlah bahwa umat sedang dihinggapi oleh JAHILIAH MODERN, umat menyebutnya sebagai JAMAN EDAN. Namun sudah pasti bahwa demi Tuhan akan datang KEJAYAAN ISLAM kembali.  Maka sementara janganlah terkena virusnya jaman edan. Kemudian banyak-banyaklah ingat kepada Tuhan, banyak berdoa, selalu serah diri kepada Tuhan dan amat berusaha untuk berteladan kepada Nabi Besar SAW.[]                 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*