facebooklikebutton.co

Hal Nama

Nama AHMADIYAH dinisbatkan kepada Nabi Suci Muhammad saw., yang dalam QS 61:6 dinubuatkan oleh Isa Almasih dengan panggilan nama AHMAD.

“Dan tatkala ‘Isa anak Maryam berkata: Hai anak keturunan Israil, sesungguhnya aku ini utusan Allah kepada kamu, membetulkan apa yang sebelumku yaitu Taurat, dan memberi berita baik akan seorang utusan yang datang sesudahku yang namanya AHMAD; akan tetapi setelah ia datang kepada mereka dengan tanda bukti yang terang, mereka berkata, inilah sihir yang terang” (61:6).

Ada dua nama Nabi kita yang termasyhur, yakni AHMAD dan MUHAMMAD. Kedua nama ini selalu disebutkan dalam Qur’an Suci, disebutkan pula dalam kitab hadits Bukhari, Muslim, Fathul Bari dan lain-lainnya. Kedua nama ini berasal dari akar kata HAMD, artinya PUJI.

Kata AHMAD artinya: orang yang banyak memuji, sedangkan kata MUHAMMAD artinya: orang yang sangat terpuji.

Nama MUHAMMAD menunjukkan sifat kebesaran, kemenangan dan kemuliaan, yakni yang lazim disebut SIFAT JALALI. Sedangkan nama AHMAD menunjukkan sifat keindahan, keelokan dan kehalusan budi, yakni yang lazim disebut SIFAT JAMALI.

Tujuan utama memberikan nama AHMADIYAH kepada gerakan ini ialah agar setiap orang yang mendengar nama ini, baik ia anggota atau bukan anggota, tergerak hatinya untuk menghayati aktifitasnya dengan sifat jamali, yakni memperbanyak taqwa (berbakti) kepada Allah dan menyelenggarakan syi’ar Islam dengan keindahan, keelokan dan kehalusan budi.

Empat syarat yang selalu dijunjung tinggi dan menjadi sendi dasar para penghayat AHMADIYAH dalam mennyelenggarakan amal perbuatannya adalah:

  1. kekuatan ilmu
  2. kekuatan bayyinah (tanda bukti) atau burhan (argumen)
  3. kekuatan taqwa (ketulusan pengabdian dan keteguhan iman)
  4. kekuatan rohani (keyakinan akan pertolongan Allah).[]