facebooklikebutton.co

Hal Akidah

Prinsip Akidah Gerakan Ahmadiyah Indonesia adalah:

  1. Percaya pada semua aqidah dan hukum-hukum yang tercantum di dalam Al-Qur’an dan Hadits. Dan percaya semua perkara agama yang telah disetujui oleh para Ulama Salaf dan Ahli Sunnah wal Jama’ah. Dan yakin bahwa Nabi Muhammad saw. adalah Nabi yang terakhir.
  2. Nabi Muhammad saw. adalah khatamun nabiyyin. Sesudah beliau tidak akan datang nabi lagi, baik nabi lama maupun nabi baru.
  3. Sesudah Nabi Muhammad saw. Malaikat Jibril tidak akan membawa wahyu nubuwwat kepada siapa pun.
  4. Apabila Malaikat Jibril membawa wahyu nubuwwat (wahyu risalat) satu kata saja kepada seseorang, maka akan bertentangan dengan ayat: ”Walaakin rasuulullaahi wa khaataman-nabiyyiin” (QS 33:40), dan berarti membuka khatamun nubuwwat.
  5. Sesudah Nabi Muhammad saw. silsilah wahyu nubuwwat telah tertutup, akan tetapi silsilah wahyu Walayat tetap terbuka, agar iman dan akhlaq umat tetap segar.
  6. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw. bahwa di dalam umat ini tetap akan datang Auliya Allah, para Mujaddid, dan para Muhaddats, akan tetapi tidak akan datang nabi.
  7. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah Mujaddid abad 14 H. Dan menurut Hadits, mujaddid akan tetap ada. Dan kepercayaan kami bahwa Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah bukan nabi, melainkan hanya berkedudukan sebagai mujaddid.
  8. Kepercayaan kepada Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah bukan bagian dari Rukun Islam dan Rukun Iman, maka dari itu orang yang tidak percaya kepada Hazrat Mirza Ghulam Ahmad tidak bisa disebut kafir.
  9. Seorang muslim, apabila mengucapkan kalimah thayyibah, dia tidak boleh disebut kafir. Mungkin dia bisa salah, akan tetapi seseorang dengan sebab berbuat salah dan maksiat, tidak bisa disebut kafir
  10. Kami berpendapat bahwa Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah semata-mata pelayan dari misi Nabi Muhammad saw.[]