Home Forums Kristianologi Qur’ani Misteri Salib

Tagged: , ,

This topic contains 3 replies, has 1 voice, and was last updated by  basyarat 4 years, 3 months ago.

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • Author
    Posts
  • #841669

    basyarat
    Keymaster

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Sebelumnya saya mohon maaf dan izin untuk menyampaikan pertanyaan juga pemahaman saya seputar Peristiwa salib yang masih menjadi misteri bagi saya antara dua versi, apakah Nabi Isa AS sama sekali tidak pernah di salib dan Masih hidup hingga kini, versi yg banyak di pegang oleh mayoritas ummat Islam dan versi yg di yakini oleh Ahmadiyah bahwa Nabi Isa AS selamat dari Penyaliban dan sudah wafat, makamnya di India.

    Saya sudah pernah baca kronologis tentang Keselamatan Nabi Isa AS itu, entah versi yang mana, namun jujur saya cenderung setuju karena pertimbangan logis, kecuali tentang penafsiran yang saya nilai agak memaksakan supaya klop dengan Qur’an. Menurut saya konsekwensinya jelas….. apabila meyakini bahwa Nabis Isa AS sudah wafat di India, maka ada kesalahan di AlQur’an, yang sudah tegas menyatakan bahwa Nabi Isa AS tidak disalibkan sama sekali dan masih hidup, ini diyakini oleh banyak sekali ummat Islam dengan Iman yg tebal, yang menurut saya sama ajaibnya dengan kelahiran beliau.

    Kalau semua mau dikembalikan ke khehendak Allah SWT tidak ada yang tidak mungkin. Mengapa Allah SWT berkehendak yang serba ribet sih? kalau memang mau menyelamatkan ummat manusia cukup dengan “kun” saja. Malka saya cenderung meyakini bahwa Tuhan saya tidak ikut campur urusan Manusia, sebab semua sudah di sediakan (diciptakan) lengkap.

    Saya berusaha mengisi topik saya ini sesederhana dan sesingkat singkat mungkin, karena saya cenderung untuk berdiskusi secara logika dan fakta saja dulu, maka saya harapkan masukan yang sama.

    Sekian, terima kasih.

    Wassalam.

    Syamsurizal

    #841681

    basyarat
    Keymaster

    Nambah dikit: Banyak yang berdiskusi panjang lebar tentang Peristiwa salib ini, sampe pusing bacanya dengan macam2 rujukan. Banyak yg susah menrima atau menolak tentang apakah nabi Isa AS masih hidup atau mati, malah pake logika juga. Lah…tapi maslah kelahiran nabi dari seorang Perawan..gak protes tu!!! Yakin saja atau gimana? Kalau mau dikembaliokan ke Kehendak Tuham (Allah SWT) tidak ada yg mustahil. Cuma saja apakah bener Tuhan itu punya kehendak yg mirip2 kehendak manusia, bahkan lebih ribet, kek maen petak umpet!

    Syamsu Rizal

    #841685

    basyarat
    Keymaster

    Assalamu’alaikum. Sekedar komentar. Bagi saya, yang wajib diimani adalah Isa sebagai nabi Bani Israel terakhir. Soal penyaliban hubungannya dengan iman Kristen dan Yahudi. Yahudi harus yakin kalau Isa mati di salib, untuk membenarkan tuduhan mereka bahwa Isa nabi palsu. Kristen juga harus yakin kalau Isa mati disalib untuk menebus dosa. Tanpa ada keyakinan ini, Kristen akan lenyap. Keduanya dibantah habis oleh Qur’an. Lalu, tampaknya, para mufassir cari alternatif bahwa yang disalib bukan Isa, melainkan orang lain yang mirip dengan Isa (Yudas?). Tapi kata ganti “HU” di Q.S. 4:157 mustinya untuk Isa, bukan Yudas. Bukan berarti Allah gak bisa melakukannya, tetapi untuk apa melakukan itu? Bantahan Allah dengan kalimat “wama qataluhu wama shalabuhu walakin subbiha lahum” tanpa melibatkan Yudas pun sudah cukup. Dan keyakinan Yahudi+Kristen sudah terpatahkan. Tinggal soal “naik ke langit” (Q.S. 4:158). Ini sebenarnya untuk menghancurkan keyakinan Yahudi dan Kristen sekaligus. Kematian karena disalib itu bukti keterkutukan Isa. Tapi kata Qur’an bahwa Isa adalah orang yang mulia di hadapan Allah, bukan pendusta. Semua nabi pasti mulia di hadapan Allah. Nabi Muhammad lebih mulia dibanding Isa karena nabi yang paling sempurna. Tugas-tugas kenabian sudah paripurna di dalam diri beliau (saw.), tidak ada yang melebihi, maka tidak mungkin ada nabi sesudah beliau.

    Ihya

    #841690

    basyarat
    Keymaster

    Di Qur’an dikatakan kalau Maryam mengandung, lalu merasa sakit ketika melahirkan Isa. Kesimpulan saya, Isa manusia biasa yang ditugasi menjadi nabi. Sebagai manusia biasa, lahir secara biasa: ada ayah dan ada ibu. Kalau mengandung bayi ajaib, mestinya gak usah merasa sakit
    Nabi Muhammad yang pasti lebih hebat dalam semua hal saja lahir sebagaimana manusia umumnya?

    Qayim

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)

You must be logged in to reply to this topic.