Home Forum Kristianologi Qur’ani Misteri Salib Balasan Untuk: Misteri Salib

#841685
basyarat
Keymaster

Assalamu’alaikum. Sekedar komentar. Bagi saya, yang wajib diimani adalah Isa sebagai nabi Bani Israel terakhir. Soal penyaliban hubungannya dengan iman Kristen dan Yahudi. Yahudi harus yakin kalau Isa mati di salib, untuk membenarkan tuduhan mereka bahwa Isa nabi palsu. Kristen juga harus yakin kalau Isa mati disalib untuk menebus dosa. Tanpa ada keyakinan ini, Kristen akan lenyap. Keduanya dibantah habis oleh Qur’an. Lalu, tampaknya, para mufassir cari alternatif bahwa yang disalib bukan Isa, melainkan orang lain yang mirip dengan Isa (Yudas?). Tapi kata ganti “HU” di Q.S. 4:157 mustinya untuk Isa, bukan Yudas. Bukan berarti Allah gak bisa melakukannya, tetapi untuk apa melakukan itu? Bantahan Allah dengan kalimat “wama qataluhu wama shalabuhu walakin subbiha lahum” tanpa melibatkan Yudas pun sudah cukup. Dan keyakinan Yahudi+Kristen sudah terpatahkan. Tinggal soal “naik ke langit” (Q.S. 4:158). Ini sebenarnya untuk menghancurkan keyakinan Yahudi dan Kristen sekaligus. Kematian karena disalib itu bukti keterkutukan Isa. Tapi kata Qur’an bahwa Isa adalah orang yang mulia di hadapan Allah, bukan pendusta. Semua nabi pasti mulia di hadapan Allah. Nabi Muhammad lebih mulia dibanding Isa karena nabi yang paling sempurna. Tugas-tugas kenabian sudah paripurna di dalam diri beliau (saw.), tidak ada yang melebihi, maka tidak mungkin ada nabi sesudah beliau.

Ihya