facebooklikebutton.co

KLIPING

  • Menunggu pembaru bermandat

    Bagi mayoritas muslimin di luaran, masalah pembaru sebaliknya tak dipusingkan benar — lebih dianggap “masalah swasta”. Kalaupun memang Tuhan menurunkan para pembaru setiap abad, biar...

  • SKB 3 Menteri No. 3 Tahun 2008

    KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, JAKSA AGUNG, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 3 Tahun 2008 NOMOR : KEP-033/A/JA/6/2008 NOMOR : 199 Tahun 2008 TENTANG PERINGATAN DAN PERINTAH KEPADA...

  • Legalitas GAI

    lihat : LEGALITAS GAI ...

  • Tan Malaka dan Ahmadiyah

    “Meskipun banjir ombak asik dalam sanubari saja dimasa usia pancaroba dilondong hanyutkan sampai sekarang terus dihilirkan oleh kejadian 1917 perhatian saya tehadap Islam terus berjalan. Pengert...

  • Masjid Berlin

    Masjid Berlin

    virtualmosque.co.uk | Masjid Berlin, yang dikelola oleh Lahore Ahmadiyya Movement (AAIIL), adalah masjid tertua di Jerman, yang hingga hari ini masih dipergunakan. Setiap minggunya, ratusan orang dari...

  • Quo Vadis AHMADIYAH (Wawancara Dr. KH. Abdul Ghofur MZ. LC. M.Si) dengan Majalah Sinar

    Quo Vadis AHMADIYAH (Wawancara Dr. KH. Abdul Ghofur MZ. LC. M.Si) dengan Majalah Sinar

    Ahmadiyah yang sudah menyebar dan merajalela di Nusantara ini membawa berbagai pertanyaan dalam ajarannya, sebenarnya bagaimana Aliran Ahmadiyah tersebut menurut Dr. KH. Abdul Ghofur MZ. Lc. M.Si. Mon...

  • 12 butir pernyataan JAI

    Tertanggal 14 Januari 2008, Jemaat Ahmadiyah mengeluarkan 12 butir pernyataan setelah melalui rentetan dialog dengan Departemen Agama. Pernyataan itu terkait dengan rapat Pakem yang akhirnya menetapka...

  • Irfan Dahlan & Ahmadiyah: Respon dari Gerakan Ahmadiyah Indonesia

    The following notes are the response from the Lahore Ahmadiyya Indonesia to Winai Dahlan’s notes regarding the relation between his father (Irfan Dahlan, a son of KH Ahmad Dahlan) and the Lahore...

  • Problem Kohesivitas Kehidupan Sosial Ahmadiyah dengan Muslim Mainstream di Jawa Timur

    Problem Kohesivitas Kehidupan Sosial Ahmadiyah dengan Muslim Mainstream di Jawa Timur

    Ahmadiyah memiliki basis keanggotaan yang tersebar di berbagai Negara seperti Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Australia , Eropa dan Indonesia. Di Indonesia, Ahmadiyah oleh beberapa kelom...

  • Yang non timur tengah

    Sumber: majalah.tempointeraktif.com | Temp0, 18 September 1971 DI SEBUAH pinggir kota, beberapa orang berkerumun di depan langgar. Tiba-tiba salah satu menuding kepada orang yang kebetulan lewat: R...

Almanak Muhammadiyah 1926

Dalam uraiannya tentang gerakan Ahmadiyah, Almanak Muhammadiyah yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah Bagian Taman Pustaka di Yogyakarta tahun 1346 H (1926 M) menyebutkan antara lain: “Baru saja Mujadid buat abad yang ke-14 itu berdiri, maka yang pertama-tama sekali memanggil dia, ialah propaganda Islam adanya. Semenjak waktu itu, benar-benar ini, ia pun ... Read More »

Ahmadiyah: Sebuah titik yang dilupa (5)

Tetapi pro dan kontra terhadap fikiran-fikiran Ahmadi, dengan asumsi pertama bahwa dari mereka banyak bisa diambil hal-hal yang elok, menunjukkan kedudukan ajaran ini dalam sejarah pemikiran Islam di Indonesia. Sesudah masuknya kitab-kitab dari Timur Tengah di akhir abad 19, yang menumbuhkan perkumpulan-perkumpulan tajdid (pembaharuan) seperti Muhammadiyah dan lain-lain, dan sebelum ... Read More »

Ahmadiyah: sebuah titik yang dilupa (4)

“Bukan onderbouw apa-apa. Kami ini muslim, dan menjadi muslim juga tidak berarti kami onderbouw Arab. Jadi kami memang tidak organisasi-sentris, tapi lslam-sentris. Kapan saja tidak diperlukan menyebut organisasi, dan cukup Islam saja, itupun bagi kami tidak menjadi soal.” Sumber: Majalah Tempo | Nomor 29, 21 September 1974 Untuk Ahmadiyah Qadian, ... Read More »

Ahmadiyah: sebuah titik yang dilupa (3)

Bisa disimpulkan bahwa, seperti dinyatakan tokoh-tokoh Ahmadiyah sendiri, mereka yang menyatakan bai’at dan masuk organisasi adalah orang-orang yang dengan sendirinya bersedia menjadi aktivis yang bisa juga berbentuk da’wah pribadi. Sumber: Majalah Tempo | Nomor 29, 21 September 1974 Kongres Muhammadiyah diadakan tahun itu juga di tempat yang sama. Sidang selain ... Read More »

Ahmadiyah: Sebuah titik yang dilupa (2)

Persaudaraan Muhammadiyah dan Ahmadiyah bahkan lebih kelihatan tatkala beberapa pemuda Muhammadiyah kemudian dikirim ke Lahore. Mereka adalah Kyai Ma’sum almarhum (terakhir ikut gerombolan Kahar Muzakar) lantas Kyai Sabit dari Wonosobo yang di belakang hari menjadi aktivis PKI dan Jumhan, putera KHA Dahlan sendiri. Putera pendiri Muhammadiyah ini yang di tanah ... Read More »

Ahmadiyah: Sebuah titik yang dilupa (1)

Di kalangan muslimin Indonesia sekarang Ahmadiyah kurang-lebih hanya menduduki tempat pengenalan samar-samar. Mereka tahu ada Ahmadiyah Qadian dan ada Ahmadiyah Lahore. Bedanya tak begitu jelas tapi yang pasti Ahmadiyah Qadian meyakini Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) sebagai Nabi — meskipun hanya Nabi yang menghidupkan kembali ajaran Rasulullah Muhammad S.A.W. dan bukan ... Read More »

Agoes Salim dan Ahmadiyah

Haji Agoes Salim. Lahir pada 8 Oktober 1884 dengan nama Mashudul Haq (pembela kebenaran) di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda. Wafat di Jakarta, Indonesia, pada 4 November 1954 dalam usia 70 tahun. Beliau dikenal sebagai seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal ... Read More »