Kesalahpahaman terhadap Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) yang masih terdapat pada sebagian kecil orang, pada umumnya bukan disebabkan karena paham keagamaan yang dianut dan disebarluaskan oleh GAI, melainkan karena label Ahmadiyah yang melekat pada
SelengkapnyaBy : Mulyono | Translated by : Yatimin AS | Edisi Bahasa Indonesia Gerakan Ahmadiyah Indonesia (The Indonesia Ahmadiyya Movement, furthermore mentioned as GAI), which is also popular with the term of Ahmadiyah Lahore, it is autonomous organization
SelengkapnyaThe following notes are the response from the Lahore Ahmadiyya Indonesia to Winai Dahlan's notes regarding the relation between his father (Erfan Dahlan, a son of KH Ahmad Dahlan) and the Lahore Ahmadiyya. Written by Basharat Asghar Ali and posted to
SelengkapnyaOleh: Ki Waras Jagat Pakuan | rajapena.org | Amin Jamaluddin, seorang aktifis Islam radikal dari LPPI menuduh bahwa Ahmadiyah telah membajak Al-Qur’an dan mengacak-acaknya. Bagi seorang Muslim yang beriman kepada Al-Qur’an, khusunya Surah Al-Hijr
SelengkapnyaPersoalan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih terus dibicarakan orang. Walaupun KH. M. Sahal Mahfudz telah berusaha sekuat-kuatnya menjelaskan, namun tidak berhasil menenangkan masyarakat, bahkan MUI-pun menjadi sasaran guyonan masyarakat banya
SelengkapnyaPada tanggal 26 Agustus 2013, GAI mendapat kunjungan dari Europe Parliamentary Dialogue on Pluralism and Diversity in Indonesia (Forum Parlemen Uni-Eropa dalam Bidang Dialog Pluralisme dan Kebinekaan), yang tergabung dalam forum Indonesia Interfaith
SelengkapnyaThe following notes were written by Dr. Winai Dahlan, a son of Irfan Dahlan or a grandson of KH Ahmad Dahlan, as a response to the information regarding the relation between his father and the Lahore Ahmadiya. The notes were originally posted to my f
SelengkapnyaDi bawah ini adalah tulisan Ibu/Saudari Diah Purnamasari Zuhair mengenai hubungan Irfan Dahlan (Eyang beliau) dengan Ahmadiyah (Lahore). Kami sudah meminta izin kepada beliau melalui akun facebook Saudara Najib Burhani. Dalam akun tersebut, juga terd
SelengkapnyaJAKARTA - Sejarahwan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Marwan Adam, mengungkapkan bahwa Menteri Perdagangan Gita Wirjawan merupakan salah seorang keturunan pendiri Ahmadiyah di Indonesia. Menurut Asvi, kakek Gita yang bernama Minha
SelengkapnyaMungkin puasa bicara ini menjadi penting kita lakukan saat ini, paling tidak selama bulan Ramadhan. Kalau kita dihujat, tidak usah balik menghujat. Kalau kita dicaci, tidak usah balik memaki. Kita hanya berbicara hal-hal yang sungguh sangat penting.
Selengkapnya